Studi Empiris Jaringan
Assalamualaikum guys! semoga kita semua dalam keadaan yang sehat yaa. Seperti biasa kali ini kita akan membahas sebuah ilmu (asikk) tentang Studi Empiris Jaringan. Pada ngerti ga nih? kalo belum yaudah hayuk kita bahas bareng-bareng!
STUDI EMPIRIS JARINGAN
Sekumpulan titik yang dihubungkan dengan garis. Titik dalam bahasa inggris disebut Node, dan garis disebut dengan Edge.
Nah, Jaringan buatan manusia dapat berupa jaringan fisik, non-fisik, serta jaringan sosial guys. Kita bahas satu persatu ya!
1. Jaringan Fisik, yaitu jaringan yang terhubung secara fisik. Contohnya adalah sebagai berikut:
- Jaringan Internet: menghubungkan sekelompok computer, server, perangkat keras lainnya yang jika direpresentasikan sebagai nodes, sedangkan perangkat seperti kabel tembaga, fiber optic sebagai edges.
- Jaringan Listrik: Pertama, pembangkit tenaga listrik/gardu direpresentasikan sebagai nodes. Kedua, Kabel-kabel bertegangan tinggi direpresentasikan sebagai edges.
- Jaringan Transportasi: Untuk transportasi darat; Percabangan jalan direpresentasikan sebagai nodes, dan Jalan tol direpresentasikan sebagai edges. Untuk transportasi udara; Representasi lokasi geografis bandara sebagai nodes, dan Rute penerbangan yang memiliki arah direpresentasikan sebagai edges.
2. Jaringan non-Fisik, disebut dengan istilah “jejaring”. Salah satu jenis jejaring non fisik adalah jejaring penyebaran informasi.
- Penyebar informasi utama direpresentasikan sebagai nodes.
- Sebaran informasi direpresentasikan sebagai edges.
3. Jaringan Sosial, menggambarkan struktur dalam suatu situasi sosial. Nodes digambarkan sebagai representasi dari actor yaitu manusia (sekelompok manusia), lalu Edges representasi dari interaksi sosial diantara dua manusia.
Selanjutnya kita akan bahas Pembentukan Model Jejaring Sosial, gimana sih maksudnya? langsung aja kita bahass
Jadi, Graf umumnya digunakan untuk mewakili suatu jejaring. Jejaring Sosial dapat dbentuk ketika terdapat entitas (manusia, perusahaan, organisasi,dll.) yang berinteraksi dengan entitas lainnya dalam suatu lingkup sosial. Nah, terdapat beberapa cara umum untuk memformulasikan sebuah Graf nih guys, diantaranya menggunakan edge list dan adjacency matrix. Kedua cara tersebut dapat digunakan untuk merepresentasikan jejaring sosial yang memiliki arah, tidak memiliki arah, memiliki bobot, tidak memiliki bobot.
Terakhir, kita bakal bahas Model Pembangkit Jejaring Sosial, ada 3 nih temen-temen, pada tau gak? kita bahas bareng-bareng kuy!
1. ERDOS RENYI
- Menurutnya, Model jaringan umumnya hanya membutuhkan nodes dan edges saja. Permasalahannya adalah bagaimana memodelkan edges diantara nodes untuk mereplikasi sistem yang sesungguhnya. Model jaringan seperti ini pertama kali dibuat oleh Endos dan Alfred Renyi guys.
- Model ini mengasumsikan bahwa kompleksitas sistem dapat direplikasi dengan menempatkan edges secara acak diantara nodes. Hal tersebut sesuai dengan definisi Jaringan Acak, yaitu jaringan yang terdiri dari N nodes dimana setiap pasangan nodes terhubung dengan probabilitas p.
2. WATTS STROGATZ
- Kelemahan model jaringan Renyi adalah tidak dimilikinya 2 karakteristik penting dalam jaringan di dunia nyata:
1. tidak adanya karakteristik pengelompokkan diantara anggotanya, karena nodes terhubung dengan probabilitas yg sama ,acak dan independen.
2. rendahnya koefesien pengelompokkan (clustering coeffisien).
3. tidak adanya Hub dalam jaringan.
- Model jaringan Watts mengatasi keterbatasan yg no.1 yaitu dengan melakukan ekstensi terhadap jaringan acak dengan menjelaskan pengelompokkan diantara nodes.
- Ektensi yg dilakukan adalah melakukan interpolasi antara struktur acak dari model enyi dan stuktur jaringan cincin yg teratur sehingga menghasilkan fenomena small world.
3. BARABASI ALBERT
- Model jaringan barabasi membuat jaringan berstruktur scale free yang mampu membentuk Hub dalam jaringan.
- Model Barabasi memiliki degree distribution mengikuti hukum kekuasaan (power law) artinya terdapat kekuasaan yang dimiliki oleh sebagian kecil nodes di dalam jaringan yg disebut Hub, dimana kekuasaan tidak dapat dijelaskan oleh 2 model sebelumnya.
- 2 konsep model Barabasi:
1. pertumbuhan (growth): jumlah nodes di dalam jaringan akan terus meningkat seiring perubahan waktu (2 model sebelumnya mengasumsikan jumlah nodes adalah tetap).
2. Keterikatan preferensial (preferential attachment): semakin tinggi tingkat keterhubungan nodes maka semakin besar pula nodes tsb akan terus menjalin hubungan dengan nodes lainnya (tidak terdapat dalam 2 model sebelumnya).
Okay guys sekian penjelasan singkat tentang Studi Empiris Jaringan. Semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman onlineku! Mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan. See you again!
Wassalamualaikum wr. wb.
Comments
Post a Comment